Kenali Alasan Dilarangnya Perbuatan Judi di Indonesia

Bincang-bincang mengenai perbuatan judi, agaknya memang terdengar sudah tidak asing lagi, ya! Nah! Judi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh kekayaan secara instan. Banyak orang yang tergiur dengan perbuatan ini karena bonus yang ditawarkan selain menggiurkan juga karena berbentuk uang. Nah! Siapa sih yang tidak tergiur dengan yang namanya uang?

Apa lagi di era pandemi corona seperti ini. Banyak sekali orang yang membutuhkan uang untuk dapat memenuhi kebutuhan. Jangan kebutuhan jangka panjang, deh. Kebutuhan jangka pendek saja, musalnya. Sekarang orang banyak berpikiran asalkan mampu membeli makan untuk hari itu saja sudah sangat beruntung.

Jika di negara lain memang perbuatan judi sangat merebak, bahkan sangat membudi daya dan separuh dari penghasilan berapa persen milik negara memang berasal dari 50% agen judi yang ada di negara itu sendiri. Namun, di negara kita yang ketinuran ini, judi sangatlah dilarang. Kenapa? Yuk! Simak penjelasan berikut ini sampai selesai.

  1. Merusak Moral Bangsa

Judi adalah suatu bentuk permainan taruhan yang mana apabila orang tersebut berhasil menebak angka yang ditentukan maka akan mendapat bonus berupa uang. Meski sudah ada situs judi internasional yang diam-diam menelusup ke jejaring media masa Indonesia, kegiatan berjudi memang masih dilarang.

Sejarah dilarangnya perbuatan judi berasal dari presiden pertama Indonesia, Soekarno Hatta yang mengungkap bahwa judi memang dapat merusak moral bangsa. Dengan iming-iming bonus yang tidak selalu menjanjikan, judi membuat seseorang jadi malas bekerja, tidak berpikir kreatif membuang-buang waktu serta berharap pada khayalan kosong.

  1. Judi Merupakan Perbuatan yang Keji

Bagi negara bagian barat, judi kungkin saja bisa dianggap biasa. Namun, Indonesia melarang kegiatan bermain ini karena selain mayoritas warganya yang beragama islam dan menjunjung tinggi nilai ketimuran, hal ini dikategorikan sebagai perbuatan uang keji. Dalam agama islam sudah jelas sekali masuk ke dalam dalil aqli dan naqli. Bahkan sudah ada ayat alquran yang menyatakan hal ini, sehingga bukan hanya ucapan biasa. Salah satunya adalah terdapat pada surah al maidah pada ayat 90 dan 91.

Disana dinyatakan kalau melakukan perbuatan judi memanglah haram sehingga sudah termasuk perbuatan setan. Bahkan beberapa perbuatan tersebut yang tidak masuk akal oleh pikiran kalian masing – masing. Lebih baik kamu menghindari dari perbuatan setan daripada kamu tidak akan mendapatkan apa – apa.

Hal ini sangat jelas sekali sudah tertera dalam kitab nabi akhir zaman, Muhammad SAW dan juga diterapkan di negara Indonesia, semua kegiatan yang bersifat rekreasi memang diperbolehkan, kecuali judi. Dengan menyebut kekejian atas perbuatan tangan setan di atas, jelas sekali bahwa judi merupkan perbuatan yang dosa.

  1. Judi adalah Permainan yang Tidak Adil

Anda mungkin tidak terpikirkan atas hal perbuatan judi josqq ini, kan? Loh! Kenapa dibilang tidak adil? Bukankah judi adalah permainan taruhan yang menebak sesuatu, jika berhasil menebak maka orang itu memperoleh hadiah? Hmmm ternyata tidak seperti itu guys! Judi terbilang sebagai permainan yang tidak adil sebab seseorang mendapatkan apa yang bukan haknya.

Yups! tentu saja. Bagaimana dibilang adil sementara karena hanya berhasil menebak saja mereka dapat memperoleh bonus yang begitu besar? Hal ini dinilai sebagai suatu kebetulan saja, dan bonus yang mereka peroleh sebanyak jutaan rupiah memang tidak seharusnya diperoleh karena bukan haknya jadi mereka tidak berhak untuk memilikinya.

  1. Membuat Orang Jadi Serakah

Hei! Siapa bilang judi membuat bettor berpikir kritis? Permainan ini hang ada justru membuat orang jadi memiliki sifat serakah dan tentu saja perbuatan judi merasa ingin memiliki semua harta yang diperolehnya. Padahal memang bukan haknya, maka tidak heran jika presiden pertama Indonesia sudah jauh-jauh hari mengilegalkan permainan ini yang tak lepas dari hukum islam.

Mungkin seseorang baru saja memenangkan bonus yang dijanjikan atas Namun, tahukah anda jika perbuatan yang demikian membuat orang tersebut ingin lagi dan lagi memperoleh bonus yang banyak? Padahal bonus yang diharaokan tersebut bukanlah haknya.

  1. Membuat Seseorang Jadi Terlena

Permainan judi kerap kali dilarang karena mengkhawatirkan bahwa anda akan melenakan tugas sebagai manusia. Di mana tidak melakukan oekerjaan yang serius dan sebagaimana mestinya, tidak melakukan kegiatan ibadah serta membuat anda jadi lupa waktu. Ya, waktu anda bisa saja terbuang sangat sia-sia hanya karena perbuatan judi.

Maka dalam islam ini sudah berkali-kali dilarang dalam dalil aqli mau pun naqli. Selain membuat orang jadi terlena, judi juga kerap kali membuat anda jadi berharap pada sesuatu yang belum pasti. Judi kerap kali membuat seseorang sering berkhayal, padahal siapa lagi tempat peraduan kita untuk meminta selain sang Maha Kuasa?

  1. Permainan Adiktif

Bagi sebagian orang berpikiran perbuatan judi bahwa permainan yang demikian memanglah tidak ada salahnya sebagai media penyaluran hobi. Namun, mulai sekarang sebaiknya anda ganti hobi tersebut menjadi yang lebih bermanfaat dan menjanjikan. So, kegiatan judi ini terbilang sebagai permainan adiktif karena yaa sifatnya memang candu sekali.

Padahal jelas sekali segala bentuk taruhan dalam agama islam termasuk ke dalam tindak kejahatan. Dan setiap tidak kejahatan akan berbuah balasannya sendiri sekecil apa juga perbuatan tersebut. Nah! Maka, bagi anda yang belum berkecimpung ke dunia perbuatan ini ada baiknya jangan ya!

Itulah beberapa alasan kenapa perbuatan judi dilarang dalam Agama Islam dan negara kita Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *