sofa berkualitas merk pertalite

4 Tips Memilih Sofa Berkualitas

Salah satu bagian dari rumah yang berguna untuk menerima tamu adalah ruang tamu, tidak bisa dihindari bahwa anda juga membutuhkan sofa agar tamu anda merasa nyaman. Namun tidak banyak orang yang tahu bagaimana cara memilih sofa berkualitas. Ada beberapa tips yang bisa anda terapkan agar mendapatkan sofa berkualitas dan sesuai dengan budget yang anda miliki.

  • Pilih Ukuran Sofa Sesuai Ukuran Ruang Tamu

    Hal yang paling pertama yang harus anda perhatikan yakni melihat berapa ukuran ruang tamu yang anda miliki. Banyak pemilik rumah kurang memperhatikan hal ini sehingga seringkali melakukan kesalahan dalam memilih sofa. Entah itu ukuran sofa terlalu besar atau terlalu kecil. Anda bisa mengukur ruang tamu terlebih dahulu. Jika anda memiliki ruang tamu yang cukup luas, anda bisa menentukan berapa ukuran ruangan yang diperuntukkan untuk sofa untuk menghindari kesalahan.

  • Cek Material Rangka

    Selanjutnya anda bisa mengecek tentang material rangka yang akan anda gunakan. Jika anda kurang jelas sebenarnya anda bisa bertanya kepada pertalitespringbed.com terkait material untuk sofa tersebut. Biasanya material kerangka yang cukup sering dipakai untuk membuat sofa berasal dari material kayu solid atau bisa juga menggunakan kayu engineered. Mengapa lebih disarankan untuk menggunakan material ini?

    Hal ini karena material jenis ini lebih awet dan dikenal cukup kokoh serta tahan lama. Jika anda menemukan sofa yang menggunakan material kayu daur ulang contohnya medium-density fiberbroad (MDF), plywood standar dan papan kayu partikel karena material daur ulang umumnya tidak begitu kokoh jika dibandingkan material kayu solid.

    Selanjutnya, pada bagian rangka anda juga bisa melihat konstruksi rangka yang digunakan. Konstruksi merupakan hal terpenting setelah pemilihan material rangka. Saat ini sudah cukup banyak metode yang digunakan untuk menyatukan kayu. Namun, akan lebih baik jika anda menghindari rangka yang disatukan dengan lem atau baut atau bahkan menggunakan penghubung besi yang digunakan untuk menyatukan kayu karena dengan menggunakan cara ini akan kerangka lebih mudah patah serta lebih cepat rusak.

    Jika anda tidak tahu bagaimana cara untuk menguji kekuatan rangka, anda bisa mengangkat salah satu kaki sofa. Jika saat anda mengangkat salah satu sudut kaki dan sudut kaki lainnya masih menyentuh lantai dapat diartikan bahwa sofa tersebut memiliki kekuatan rangka cenderung lemah. Selain itu, anda juga bisa duduk di bagian ujung sofa lalu anda bisa memukul permukaan sofa dan merasakan apakah ada bunyi yang berdesis atau tidak jika anda memukul permukaan sofanya. Jika ternyata ada suara berdesis sebaiknya anda memilih sofa yang lain.

  • Periksa Pegas

    Hal lain yang patut diperhatikan ketika akan membeli sofa yakni melihat tentang suspensi pegas atau per dalam sofa. Pegas atau suspensi merupakan bagian yang ada di sofa berguna untuk menyangga busa agar ketika sofa tersebut diduduki terasa lebih nyaman dan sedikit memantul. Saat ini ada cukup banyak jenis suspensi yang diproduksi oleh pabrikan namun jika anda bingung anda bisa menggunakan prinsip eight-way hand-tied prinsip ini merupakan prinsip yang umum digunakan oleh pabrikan sofa yang terkenal. Anda bisa menekan sofa untuk merasakan bagaimana pantulan per yang terpisah dan terletak diantara kain sofa.

    Jika anda membeli sofa dengan kelas menengah ke bawah, anda bisa mengeceknya dengan prinsip sinuous springs ini bertujuan untuk memeriksa bagaimana kualitas furnitur yang anda beli. Biasanya untuk jenis suspensi sinuous springs terbuat dari logam yang berbentuk zig zag yang ditata dengan beraturan di bagian depan sofa dalam satu baris.

  • Cek Busa Dudukan

    Hal selanjutnya yang bisa anda lakukan yakni dengan mengecek busa dudukan. Busa dudukan menjadi hal yang wajib anda perhatikan karena ini menjadi salah satu penentu apakah sofa anda akan nyaman digunakan atau tidak, busa dudukan merupakan bagian paling luar dari sofa biasanya ada beberapa busa dudukan yang diberi lapisan material serat polyester.

    Umumnya busa dudukan memiliki ketebalan kurang lebih 4 inch. Jika anda memilih busa dudukan yang kencang hal ini cukup bagus karena akan membuat body sofa menjadi lebih bagus dan kokoh serta pastinya lebih tahan lama. Namun, anda juga harus memperhatikan bahwa ada beberapa jenis busa dudukan yang perlu anda hindari contohnya busa dudukan yang terlalu keras bahkan yang terlalu empuk.

    Jika anda memilih busa dudukan yang terlalu empuk, nantinya busa dudukan akan lebih cepat untuk berubah dan akan terasa tidak nyaman untuk diduduki. Untuk busa bagian sandaran biasanya hanya diisi oleh material seperti poliester atau sering juga dikombinasikan dengan busa. Agar anda bisa mendapatkan sofa yang bagus dengan busa dudukan yang nyaman maka tidak ada salahnya untuk membuka resleting yang menutupi kulit sofa untuk melihat apa isi dari bagian busa sandaran sofa. Anda bisa mengecek tentang susunan material yang ada di dalamnya. Pastikan tidak ada busa yang keluar dari batasan. Nantinya jika busa keluar dapat menunjukkan bahwa proses pelapisan kurang rapat.

    Jika anda merupakan pemilik rumah minimalis, anda juga menerapkan beberapa tips pemilihan sofa untuk rumah minimalis. Pertama, anda harus memperhatikan dimanakah anda akan meletakkan sofa apakah anda akan meletakkan di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Hal ini disebabkan sofa untuk indoor serta sofa untuk outdoor cukup berbeda, untuk sofa indoor merupakan jenis sofa yang lebih mengutamakan kenyamanan, sedangkan untuk sofa yang diletakkan di bagian outdoor merupakan jenis sofa yang dipilih khusus untuk material tahan cuaca.

    Kedua, anda bisa memperhatikan bahan pembuatnya. Bahan untuk sofa bisa disesuaikan dengan gaya hidup. Misalnya yang menghuni rumah anda merupakan orang – orang dewasa saja sehingga anda bisa memilih sofa yang memiliki bahan lembut karena anda tidak perlu takut nantinya akan ada noda menempel akibat ulah anak – anak. Akan tetapi berbeda jika di rumah anda ada anak – anak kecil maka anda bisa memilih sofa yang terbuat dari bahan – bahan yang mudah dibersihkan misalnya jenis bahan vinyl atau bahan kulit.

    Ketiga, karena jenis rumah minimalis artinya anda harus cerdas untuk memadukan corak dan warna sofa.
    Rumah minimalis harus memperhatikan beberapa trik agar ruang tamu anda tidak tampak sempit. Jika anda ingin aman, maka anda bisa memilih warna – warna netral seperti kuning gading atau bisa juga warna abu – abu. Tapi, jika anda ingin menggunakan warna lainnya juga tidak masalah. Anda juga bisa menambahkan bantal duduk dengan menyesuaikan corak dengan cat anda.

    Pastikan juga menempatkan sofa dalam tempat yang strategis, rumah minimalis merupakan jenis rumah yang membutuhkan sedikit tricky karena jika anda salah meletakkan nantinya akan memperlihatkan bahwa rumah anda terlalu sempit.